Apa Itu VPN, Fungsi dan Keamanannya

apa itu vpn? VPN (Virtual Private Network) adalah Layanan Privasi Online yang paling efektif untuk melindungi lalu lintas Publik dengan menciptakan jaringan pribadi di dalamnya. Membuat sebuah terowongan terenkripsi dengan menutupi alamat IP Address sehingga tidak mudah dilacak oleh penyedia layanan Internet maupun peretas.

Memberikan konektivitas tetap Online pada area publik dengan keamanan pribadi dan membuka beberapa akses yang di batasi pada jangkauan area protokol IP Address Sebelumnya.

VPN akan membuat seolah-olah pengguna berada di area tertentu dengan IP Address baru yang di dapatkannya.

Misalnya, seorang pengguna dari wilayah Indonesia dengan IP Address 192.168.1.1 menggunakan layanan VPN Singapura 10.10.10.1, setelah terhubung perangkat pengguna akan di kenali sebagai seorang yang berada dari Singapura dengan IP 10.10.1.1 walau tidak berada langsung dari sana.

Fungsi VPN

Private Network dinilai lebih aman jika dibandingkan dengan Hotspot Wifi yang terenkripsi yang masih memiliki celah yang dapat di retas dan merugikan terutama bagi data perusahaan.

Bagi Perusahaaan, koneksi pribadi dapat membantu layanan data tetap aman dengan memberikan koneksi karyawannya seolah-olah terhubung dengan layanan Jaringan lokal pusat yang sama, memberikan rasa tenang walau harus bekerja dari rumah.

Manfaat VPN

Layanan pribadi yang tercipta pada lalu lintas publik akan sangat baik dalam integrasi data tetap Online dan aman, penggunaannya cukup banyak di sadari sebagai pilihan yang tepat untuk sebuah layanan teknologi.

Apa yang dapat di peroleh dari koneksi pribadi dengan VPN, berikut ulasannya

1. Merubah Alamat IP Address

Layaknya pada ulasan sebelumnya, VPN mampu merubah Protokol IP Address pengguna dan seolah-olah mereka berada di tempat tersebut secara langsung.

IP Address sendiri merupakan angka unik yang menjadi identitas perangkat pada jaringan publik maupun lokal. Protokol tersebut berperan layaknya pengenal yang wajib di miliki oleh setiap orang agar dapat dikenali satu sama lain, sehingga komunikasi dapat terjalin dengan baik.

2.  Privasi Lebih Terjaga

Akses pribadi mampu menyembunyikan histori penjelajahan web, Penggunaan Aplikasi dari penyedia internet, operator seluler dan siapapun yang ingin mengetahui data penggunaannya.

Hal itu bagus untuk melindungi akses data sensitif yang akan berdampak buruk jika di ketahui atau di ambil oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

3. Membuka Situs Web Terblokir

Beberapa wilayah di belahan negara kerap menutup akses situs tertetu yang terindikasi negatif atau positif, beberapa orang akan menggunakan VPN untuk dapat mengakses situs tersebut.

kasus yang biasa terjadi, layanan webiste tidak bisa di akses menggunakan provider tertentu walau itu merupakan situs positif atau mungkin website pribadi yang di buat sebelumnya, VPN dapat di coba untuk mengatasi masalah tersebut.

4. Lalu Lintas Koneksi Lebih Aman

Beberapa orang mengatakan VPN lebih baik jika dibandingkan dengan layanan koneksi hotspot yang terenkripsi. hal tersebut akan membantu kelancaran lalu lintas saat di butuhkan.

Waktu penting dan krusial sangat tidak nyaman jika harus teralihkan atau terpotong oleh koneksi yang tidak dikenali dari penyusupan yang mungkin terjadi pada keamanan hotspot terenkripsi.

Kelebihan dan Kekurangannya

Apa yang akan di dapatkan dari layanan VPN seharusnya sudah diketahui dari manfaatnya, dengan kelebihan lalu lintas pribadi tanpa batas dengan keamanan yang kuat sangat bagus untuk kebutuhan pribadi maupun perusahaan.

Jangan sampai menjadi bumerang saat memilih layanan dari penyedia yang salah, tujuan keamanan lalu lintas tidak akan tercapai melainkan kebobolan data dan privasi,  Jika sudah terindikasi bersamalah segera hapus layanannya.

Hal itu menjadi kekurangannya sendiri, di mana untuk membangunnya tidak mudah, jikapun menggunakan layanan penyedia biaya yang harus dikeluarkan cukup mahal untuk memperolehnya.

Baca juga: 10 Layanan VPN Terbaik Pilihan di Tahun 2021

Beberapa Layanan VPN Pilihan

Layanan Koneksi pribadi bisa dibuat secara mandiri dengan menggunakan OpenVPN, dengan membuat Certificate dan konfigurasi, dalam hal ini sistem operasi Linux akan sangat membatu dalam pembuatannya.

Memang tidak mudah membuatnya, selain konfigurasi yang perlu dipahami, Server yang mumpuni dengan dukungan IP publik di perlukan.

Tak usah risau, beberapa penyedia layanan bisa di pilih seperti NordVpn, ExpressVpn, ProtonVpn, CyberGhostVpn, HMA VPN dan serupa lainnya.

Resiko

Tentu bentuk resiko yang mungkin saja muncul hendaklah disadari jika memilih layanan dari pihak ketiga, lihat bagaimana layanan peduli akan sebuah privasi?, apakah mereka menjalankan protokol terbaru, apakah mereka menetapkan batasan data?, di mana lokasi Server yang tersedia? dan berapa maksimal perangkat yang dapat tersambung.

hal itu digunakan sebelum pengguna memilih dari sebuah layanan agar sesuai dengan kebutuhan dan tidak menyesal di kemudian hari.

Cara Menggunakan

Cara mengatifkan VPN Sangat mudah di lakukan,  yang paling utama adalah memiliki layanannnya yang akan di hubungkan:

  1. Hubungkan Perangkat dengan Layanan pilihan
  2. Pilih wilayah atau negara koneksi pribadi
  3. Tunggu koneksi terhubung
  4. Setelah berhasil cek IP Address publik apakah sudah berubah atau tidak
  5. Koneksi berhasil disambungkan

Gunakan layanan akses pribadi sewajarnya, terutama jika itu dari layanan gratis. Beberapa kasus pengguna sering ditemukan pada akses layanan gratis adalah kebocoran data atau koneksi utama setelah menggunakannya menjadi eror tidak seperti sediakala.

Lalu lintas dan keamanan data sangat berpengaruh besar bagi jalannya perusahaan, organisasi dan pribadi, apapun yang mungkin mengancamnya hendaklah di minimalisir agar tidak terjadi hal yang merugikan di kemudian hari.

Tinggalkan komentar