Waktunya Indonesia Menikmati Siaran Jernih TV Digital

Sosialisasi TV Digital di media sosial seperti facebook, Instagram atau iklan layanan masyarakat yang muncul di layar kaca saat menyaksikan siaran televisi semakin digemborkan.

Sebagian masyarakat tentunya bertanya perlukah migrasi dari siaran televisi analog ke digital dalam waktu dekat? mengingat siaran dari TV analog masih bisa di saksikan dengan baik sampai saat ini.

Anjuran peralihan ke siaran digital akan membawa perubahan lebih baik dalam penyampaian informasi kepada masyarakat dari stasiun lembaga penyiaran, baik dari kualitas gambar maupun suara yang di dapatkan.

Beberapa negara lainnya telah memulai siaran digital sejak beberapa tahun yang lalu misalnya Amerika di tahun 2009, dan negara tetangga TV digital singapura di tahun 2019.

Perbedaan TV Analog dan Digital

TV analog bekerja melalui sistem yang serupa dengan sinyal yang digunakan untuk Transmisi Radio, dimana video di peroleh melaui transmisi AM (Amplitude Modulation), dan audio dari transmisi FM (Frequency Modulation).

AM akan beradaptasi melalui panjang gelombang sedangkan FM disajikan dalam perubahan frekuensi, dimana AM/FM akan berhadapan dengan kondisi geografis untuk memperoleh kualitasnya.

Siaran TV Analog memerlukan antena untuk memperoleh chanel siaran, sangat bergantung pada jarak untuk menerima tangkapan sinyal dan tampilan akan sangat buruk saat cuaca hujan atau bersalju jika di luar negeri.

Berbeda halnya dengan TV Digital, pengkodean secara digital mampu menyajikan kualitas siaran gambar maupun suara yang lebih jernih dan bersih dengan aspek rasio yang tentunya lebih luas.

Televisi digital memungkinkan stasiun televisi untuk menyajikan konten digital dengan kualitas yang tinggi, sehingga permasalah kebisingan suara, gambar yang di penuhi semut pada layar kaca jendela penonton dapat dihilangkan.

Pengembangan lebih lanjut adanya televisi digital, seperti lahirnya Smart TV atau TV pintar yang dapat mengakses internet maupun menginstal sebuah aplikasi, karena televisi pintar di bangun dengan kombinasi hybrid dari televisi dan komputer.

Regulasi Siaran Digital Di Indonesia

Migrasi dari sistem penyiaran televisi analog ke digital telah masuk dalam roadmap Kominfo mengenai TV Digital, perjalanan sejak tahun 2009 lalu sampai akhir tahun 2018.

Dukungan pemerintah dalam mensukseskan siaran digital tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 39 tahun 2009 tentang Kerangka Dasar Penyelenggaraan Penyiaran TV Digital Terestrial Penerimaan Tetap Tidak Berbayar yang di kenal free- to-air.

Peta perjalanan panjang telah dilalui, banyak kegiatan-kegiatan yang sudah terlaksana.

Mulai dari menyeleksi penyelenggaran penyiaran multipleksing, penetapan regulasi perizinan TV digital, penggelaran jaringan infrastruktur multipleksing untuk setiap zona layanan, dan pelaksanaan periode simulcast atau merupakan masa layanan siaran TV analog, informasi lengkap di Roadmap kominfo.

Migrasi TV digital tahap pertama dilakukan paling lambat 17 Agustus 2021 untuk dukungan wilayah Aceh-1(kab. Aceh besar dan Kota banda Aceh), Kepulauan Riau-1, Banten-1, Kalimantan timur-1, Kalimantan utara-1, Kalimantan utara-3.

Direncanakan rampung 100% secara menyeluruh di seluruh Indonesia sampai tanggal 22 November 2022, dengan sosialisasi ASO (Analog Switch Off).

Sajian Chanel Siaran Digital

Proses migrasi dari analog ke digital semakin gencar di informasikan, tak hanya edukasi pada masyarakat, diikuti juga dengan panduan untuk lembaga penyiaran.

Dikutip di halaman Panduan lembaga penyiaran siarandigital.kominfo.go.id di anjurkan untuk setiap penyiar publik lokal, swasta, maupun komunitas dengan izin penyelenggaraan penyiaran harus melakukan migrasi ke siaran digital sesuai dengan Pasal 72 angka 8 Undang-undang Cipta Kerja (sisipan Pasal 60A Undang-undang Penyiaran).

Anjuran migrasi tersebut dapat membuka wawasan masyarakat bagaimana layanan yang akan diperoleh serupa dengan apa yang mereka dapat di TV analog, bahkan lebih banyak dan bervariasi yang mungkin selama ini tidak bisa di tangkap oleh sinyal analog.

Informasi baik lainnya hadir oleh lembaga penyiaran swata seperti  RCTI, MNCTV, GTV dan INews  yang berhasil melakukan siaran digital di 13 kota  seperti  Bandung,Cirebon, Batam, Garut, Semarang, Surabaya per tanggal 21 juli 2021 yang lalu, selengkapnya di siarandigital.kominfo.go.id

Manfaat Migrasi Ke siaran digital

Dampak besar migrasi dari TV analog ke digital yang akan dirasakan masyarakat adalah mendapatkan siaran televisi yang lebih jernih, bersih, modern, canggih dengan kualitas yang tinggi dan free to air atau dapat dinikmati secara gratis.

Tidak ada beban biaya bulanan ataupun mengharuskan pembelian televisi baru secara khusus, masyarakat dapat memanfaatkan tambahan perangkat Set Top Box atau STB yang dapat di beli secara online atau offline.

STB merupakan perangkat dekorder yang mampu mengubah sinyal digital yang diterima dari satelit, kabel atau internet kedalam format analog, sehingga siaran digital dapat tampil di televisi analog yang ada di rumahmu, brand atau merek STB dapat disesuaikan.

Set top box tv digital
Perangkat televisi yang sudah mendukung siaran digital di Indonesia

Cek daftar perangkat yang sudah tersertifikasi mendukung siaran Digital di Indonesia seperti gambar di atas di halaman Perangkat TV Digital.

Jangan khawatir, bantuan STB gratis dari pemerintah untuk masyarakat kategori kurang mampu bisa di peroleh.

Siaran TV Digital berbeda dengan Streaming, oleh karenanya masyarakat dapat menonton tayangan seperti biasa menyaksikan pada siaran di TV analog secara gratis kapanpun.

Tips Migrasi Ke TV Digital

Siaran Televisi digital dapat dinikmati oleh masyarakat yang berada pada wilayah cakupan yang telah tersedia, sangat mudah untuk mengecek ketersedian melalui aplikasi yang dapat diunduh di playstore atau app store, berikut panduannya:

install aplikasi tv digital
Proses pemasangan dan penggunaan aplikasi sinyalTVdigital
  1. Silakan buka toko aplikasi pada perangkat smartphone yang digunakan
  2. Pergi ke menu pencarian telusuri aplikasi, ketikan kata kunci “sinyalTVdigital” untuk mendapatkan aplikasi
  3. Pasang pada perangkat hingga selesai
  4. Buka aplikasi dan aktifkan akses lokasi perangkat untuk pencarian otomatis
  5. dapat mencari sesuai dengan kata kunci kota di menu pencarian aplikasi

Setelah memastikan ketersediaan lokasi dari aplikasi, selanjutnya mempersiapkan antena UHF yang biasa digunakan di dalam ataupun di luar rumah.

jika televisi yang dimiliki masih menangkap siaran analog, maka sudah saatnya kamu membeli Set Top Box untuk mendapatkan dukungan Siaran Digital di TV analogmu.

Panduan penggunaan STB dapat dilakukan dengan mudah, selengkapnya dapat di lihat di halaman kompas.com mengenai harga dan cara penggunaan STB

Sudah siap mengambil bagian untuk menyukseskan siaran digital di Indonesia?

kompetisi karya tulis

Ayo bersama Migrasi ke siaran digital dan dapatkan manfaat yang lebih baik.

#Manfaat migrasi televisi digital untuk masyarakat #waktunya indonesia menikmati siaran jernih TV Digital

Catatan Kaki

Singapura Transition to Digital TV [1] Can You Still Use an Analog TV [2] Difference AM and FM Radio [3]Roadmap TV digital [4] Jadwal Lengkap Dimatikannya TV Analog [5] Proses Migrasi Siaran Televisi Analog Ke Digital [6] MNCN Sukses Siaran Digital di 13 Kota [7] STB Tersedia, Baik Toko Online maupun Offline[8] Sertifikasi Perangkat TV Digital [9] Masyarakat Kurang Mampu Pun Bisa Nonton TV Digital

2 pemikiran pada “Waktunya Indonesia Menikmati Siaran Jernih TV Digital”

Tinggalkan komentar