7 Perbedaan Wifi dan Hotspot dalam Koneksi Nirkable

Apa perbedaan Wifi dan hotspot? keduanya disandingkan secara bersamaan, bahkan beberapa orang terkadang menilai fungsi keduanya sama dalam memberikan akses koneksi dan data internet. Sayangnya, ternyata kedua teman akrab tersebut cukup berbeda loh baik dalam tujuan pembangunan, penggunaan dan cakupannya.

Perbedaan diantara kedua, bukan menjadi suatu hal yang berlawan namun menjadi pelengkap satu sama lain, bisa diibaratkan tidak ada salah satunya akan berakibat besar pada transaksi lalu lintas jaringan data dan penyebaran.

Apa itu Wifi (Wireless Fidelity)?

Wifi Atau Wireless Fidelity merupakan Protokol Teknologi Komunikasi tanpa kabel (Nirkable) yang banyak digunakan dalam jaringan Area Lokal/kecil biasanya rumahan, Area kantor, kampus, Cafe dan cakupan LAN (local Area Network) lainnya.

Jaringan Wireless sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern yang mobile, artinya dapat ditemukan diberbagai kegiatan, tempat dan menjadi daya tarik sendiri bagi pelaku bisnis seperti restoran.

Akses jaringan data tanpa kabel memberikan kemudahan bagi pengguna tanpa harus memikirkan infrastruktur kabel dan lajur peyebarannya.  Apalagi Konfigurasi wifi yang tidak terlalu rumit untuk skala rumahan, terutama siap pakai jika berlangganan layanan ISP (Internet Service Provider).

Baca juga: Perbedaan Routing dan Bridging mode WIFI

Swipe to Continue
advertisment

Media rambatnya menggunkan frekeuensi radio, tersebar baik  ke berbagai sudut ruangan cakupannya jika tidak ada ganguan seperti tembok, kaca atau interferensi dari perangkat lainnya.

Memberikan dukungan pilihan chanel atau band yaitu 2,4 Ghz dan 5 Ghz, perbedaannya hanya terletak pada protokol dan rate yang bisa dicapai.

Fitur Kemanan yang diberikan seperti layanan WEP (Wired  Equivalen Privacy) sebagai pelindung jaringan, dan WPA (WFI Protected Access) Sebagai Pencegah dari kerentananya. Lainya seperti WPA2 Personal dan WP2-Pre-share-key.

Wifi tak hanya digunakan sebagai akses data internet, namun kamuniksi dengan perangkat eletronik yang mendukung lainnya bisa dilakukan seperti printer, atau console video game.

Untuk terhubung ke jaringan Wifi cukuplah mudah, pengguna mengkoneksikan perangkat yang dimiliki dengan SSID (Service set identifier) atau nama wifi yang mengudara dan menikmati layanan internetnya setelah berhasil tersambung.

Apa itu Hotspot?

Hotspot adalah sebuah lokasi fisik yang menyediakan akses internet untuk pengguna dengan menggunakan Wifi. Selain itu wifi koneksi dapat dilakukan bisa melaui kabel LAN, diamana titik akses tersambung ke perangkat geteway atau router.

Akses pribadi dapat dilakukan melalui Kabel USB, misalnya perangkat mobile phone ke komputer yang sering di sebut dengan tethering.

Hotspot juga disajikan untuk layanan publik, contohnya layanan pada instansi seperti sekolah, kampus, Cafe, restoran, area publik dan kantor, yang biasanya memiliki halaman login untuk terhubung dan gratis.

Kekurangan akses publik adalah keamanannya, enkripsi terhadap data bervariasi dan cenderung longgar sehingga memudahkan peretas untuk mengambil alih kendali dari penggunanya. Mungkin dengan layanan berbayar akan sedikit menemukan perbedaan dari kerentanannya.

Biasanya pengguna yang telah tersambung ke wifi akan teridirect atau teralihkan kehalaman login dari hotspot untuk mendapatkan koneksi internet.

Baca juga : 6 Perbedaan Access Point dan Router Wifi

Poin utama perbedaan Wifi dan Hotspot

Mengenalnya akan mempermudah gambaran perbedaan keduanya, secara garis besar berikut beberapa poin yang dapat diketetahui:

Wifi

  1. Merupakan Protokol komunikasi nirkable yang digunakan untuk menyebarkan koneksi internet.
  2. Interkoneksi yang digunakan oleh perangkat nirkable dengan titik akses.
  3. Lebih Cepat dibandingkan Hotspot, pada beberapa kasus dari pengalaman pengguna.
  4.  Dapat dibangun oleh layanan penyedia lokal atau personal sehingga tidak telalu melibatkan instasi atau penyedia tertentu.
  5.  Tingkat keamanan lebih baik dan kuat dibandingkan Hotspot
  6. Mendukung frekuensi dual band yaitu 2,4 dan 5 Ghz
  7. Umumnya berada pada akhir dari jalur sebaran layanan internet.

Hotspot

  1. Menyediakan koneksi internet yang disebarkan melaui hotspot
  2. Hotspot menyediakan jalur akses ke Router, sehingga koneksi internet bisa didapatkan.
  3. Harus menggunakan Wifi sebagai sebarannya jika tanpa bantuan perangkat tambahan seperti mikrotik yang dapat memanajemennya via jalur LAN.
  4. Disediakan oleh instansi dan penyedia seperti sekolah, kantor kampus, hotel dan area ublik lainnya.
  5. Kebanyakan kurang aman dibandingkan wifi karena aksesnya bersifat umum atau sebagai layanan publik.
  6. Biasanya Menggunakan Lending page atau halaman muka dan menggunakan User login untuk menikmati layanan internet gratis
  7. Berperan sebagai ujung tombak dari penyebaran koneksi internet.

Beberapa istilah sering tersebut, misalnya seperti ” Hotspot tidak akan ada tanpa wifi namun wifi masih bisa ada tanpa hotspot” .  Walau sebenarnya hotspot masih bisa berjalan pada jaringan area LAN menggunakan kabel dengan bantuan perangkat Mikrotik dan dukungan lainnya.

Perbedaan wifi dan hotspot menjadi bagian pengguna menyebarkan atau  mendapatkan koneksi dari layanan internet, akses dan manajemennya perlu menjadi perhatian khusus untuk mencapat suatu tujuan yang ingin dicapai.

Tingkat lanjut dari itu, kostumasi pada hotspot dapat dilakukan seperti membangun sistem vocher dengan bandwidth role manejer yang bervariasi. Bagaimana kamu menanggapi perbedaan wifi dan hotspot ini?

Tinggalkan komentar