6 Perbedaan Access Point dan Router Wifi

Perbedaan Access Point dan Router wifi sulit dilihat jika dengan kasat mata, karena pada beberapa versi dan brand memiliki kesamaan bentuk. Lalu sebenarnya apa sih perbedaan keduanya, baik dari bentuk, fungsi,  maupun lainnya?

Router merupakan perangkat jaringan yang memiliki fungsi utama sebagai pengelola jaringan area lokal dan mendistribusikan paket data internet kepada seluruh dukungan perangkat yang terhubung.

Versi terbaru memungkinkan jaringan terkelola baik melalui media transmisi kabel dan tanpa kabel atau sering dikenal nirkable.

Tingkat penggunaan router bisa dibilang menengah keatas, artinya digunakan pada tingkat jaringan yang kompleks dan membutuhkan suport jangkauan, segmentasi dan wilayah.

Apa Itu Router Wifi?

Router menjadi Perangkat tunggal yang memiliki dukungan konfigurasi manajemen jaringan, seperti halnya Swich yang mendukung konfigurasi khusus didalamnya.

Beban Kinerja pada perangkatnya diimbangi dengan kapasitas penyimpanan RAM yang sangat berpengaruh pada tingkatan prosesnya.

Harga yang mahal sangat tidak dianjurkan untuk penggunaan jaringan komputer lokal dengan tingkat mobilitas koneksi yang rendah.

Bukan berarti tidak dianjurkan, Perangkat Wifi modern pada beberapa versi dan brand telah mendukung paket router didalamnya, sehingga konfigurasi pada layanan khusus bisa dilakukan pada panel Wifi tersebut.

Wifi Router atau Router Wifi orang sering menyebutnya, dengan harga yang lebih terjangkau, mobile fungsi dengan dukungan akses nirkable dan pengelolalaan jaringan lokal seperti  IP address dan distribusi paket internet dapat dilakukan.

Contoh Brand Wifi Router: Neatgear seri NightHawk, Cisco seri linksys, TP-Link seri AC1200/1350.

Neatgear NightHawak RAX50 by neatgear
Neatgear NightHawak RAX50 by Neatgear

Fitur yang ditawarkan oleh wifi router tidak akan sekomplit pada perangkat Router yang aslinya. Namun tetap mewakili konfigurasi umum seperti penggunaan Routing/bridge mode, Distribusi IP dengan Dhcp, Dual Band SSID 2,4 Ghz & 5 Ghz, dan akses firewall tambahan sebagai keamanan sistem.

Baca juga: 7 Masalah jaringan komputer dan cara mengatasinya

Bagaimana dengan Access Point?

Access point penggunaannya lebih sederhana, bekerja sebagai portal jaringan lokal yang menampung perangkat melalui akses nirkable.

Sumber daya dari backbone atau utama melalui jalur kabel akan diubah menjadi sinyal wireless yang selanjutnya dapat ditangkap oleh perangkat pada jangkauan tertentu.

Sifatnya tidak merubah atau membuat wilayah jaringan komputer baru, melainkan hanya meneruskan langsung paket konfigurasi pusat.

Access Point sering digunakan untuk perpanjangan atau perluasan jaringan utama, dimana perangkat yang terhubung akan ditampung, lalu diteruskan ke sumber pusatnya.

Contoh perangkat Access point yang banyak digunakan seperti brand  Tp-link, TL-WA801N /WA901N

TL-WA801N
TL-WA801N by TP-Link

Tak hanya merubah jalur data kabel ke akses wireless dan meneruskannya, dukungan konfigurasi password, dual SSID (Service set identifier)/Nama Wifi, dan keamanan WPA2  (Wifi Protected Access 2 ) enkripsi seperti yang ada pada Wifi Router walaupun tidak menyeluruh.

Baca juga: 10 kekurangan jaringan wifi yang jarang diketahui

Perbedaan Access Point dan Router wifi secara umum

1. Access point digunakan untuk meneruskan paket konfigurasi sumber utama secara langsung dengan merubah media transmisi dari akses kabel Ke Nirkable. Sedangkan Wifi Router Meneruskan paket dari sumber utama yang dapat dikelola dan menerjemahkannya paket pusat ke wilayah jaringan lokal yang dibangunnya baik kabel atau nirkable.

2. Ketersediaan IP address  pada Access point akan mengacu pada alokasi sumber perangkat utamanya (backbone), sedangkan Wifi router hanya memerlukan satu IP address dari sumber utama yang selanjutnya dapat digunakan oleh ratusan perangkat, dengan metode Routing.

3. Harga Access point cenderung lebih murah dibandingkan dengan Wifi Router yang lumayan untuk didapatkan.

4. Perangkat yang terhubung dengan access point dapat berakibat langsung pada kinerja komputer pusat jika terjadi permasalahan seperti IP konflik, namun kecil kemungkinan terjadi pada perangkat dengan sumber wifi router

5. Access point biasanya hanya menerima distribusi IP otomatis ( DCHP Client), sedangkan Wifi router mendukung penerimaan dan pemberiaan IP otomatis (DHCP server) untuk perangkat yang tersambung.

6. Skala rumahan dengan dukungan Router modem dari ISP (internet service Provider), maka Access point lebih cocok untuk digunakan karena lebih mudah dikonfigurasi dan sederhana.

Setelah mengetahui Perbedaan Access Point dan Router wifi, jangan sampai salah membeli pastikan label produk memuat dengan jelas Wifi router atau Access Point, karena akan berbeda dalam performa dan dukungan fungsi saat digunakan.

Tinggalkan komentar