Memahami Apa itu DNS (Domain Name Server) Dengan Mudah

Apa yang dimaksud dengan dns? DNS merupakan Protokol jaringan yang memiliki fungsi sebagai identitas host yang berkaitan dengan IP Address.

Protokol yang satu ini menjadi paket lengkap dalam implementasi jaringan komputer. Sebuah nama memang sangat diperlukan, baik itu untuk subjek, objek atau host komputer dan lainnya.

Tak hanya sebagai pembeda, namun eksistensi dan karakter khusus dapat tercerminkan oleh sebuah nama.

Kaitan identitas pada DNS memiliki karakteristiknya sendiri, relasi yang cukup dekat dengan pengalamatan IP membuatmu harus menggali sedikit informasi mengenai Name Server ini.

Apa itu DNS

DNS (Domain Name System ) adalah Host Name yang menerjemahkan IP Address dari deretan angka menjadi kombinasi alfabet, guna mempermudah akses halaman web.

Akses yang dipermudah layaknya anda mengakses sebuah halaman facebook.com dengan mengketikan kata kunci facebook dalam mesin pencari.

Sebenarnya identitas facebook tersebut memuat Deretan Angka yang menjadi IP publik yang terjemahkan, bisa kita sebutkan seperti 66.220.144.0.

Bayangkan apa jadinya jika anda harus menghapal deretan angka tersebut hanya untuk mengakses halaman facebook.

Lalu bagaimana jika ingin mengakses halaman lainnya seperti youtube, Google, dan layanan web yang memiliki kombinasi IP address yang berbeda.

Fungsi DNS

Layaknya pada penerapan logika penyimpanan nomor Telepon, lihat bagaimana anda berkirim pesan dan berbagi nomor telepon cukup dengan mengketikan nama kontak terdaftar, segala informasinya turut tersampaikan dan menjadi satu paket yang valid.

Pembahasan sebelumnya dapat menjadi bayangan bagaimana anda mengenal fungsi itu sendiri, selengkapnya mari kita ketahui bersama dalam poin-poin pembahasan utama:

  1. Penerjemah IP address, Hal ini sangat mempermudah dalam berselancar internet dan mengakses halaman web, identitas host numerik dapat teralihkan menjadi sebuah Name server.
  2. Konfigurasi yang konsisten, Artinya jika ada perubahan informasi pada host IP address, Name server tidak akan berdampak besar dan dapat menyesuaikannya tanpa mengubahnya.
  3. Meningkatkan Keamanan, IP Publik yang sedikit riskan, sering kali mendapatkan akses tak diizinkan dari pihak luar. Oleh karenanya Name Server berperan sebagai pembungkus dan kamuflase dari alamat host.
  4. Menambah nilai estetika dan Kepercayaan pengguna pada halaman website.

Baca juga: Memahami DHCP Networking dengan mudah & Lengkap

Cara Kerja Name Server

Bertindak sebagai nama server memang sedikit mewakili bagaimana peran kerjanya, namun selengkapnya dapat kita ketahui melalui strukturnya seperti apa:

1. DNS QUERY

DNS Query adalah cara kerjanya di mana terjadi permintaan informasi seperti IP address dan paket lainnya dari client ke DNS server.

Proses permintaan yang dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara Rekrusif artinya client mendapatkan paket informasi IP address secara otomatis di mana sebelumnya telah melakukan request pada sistem server dan bertanggung jawab memastikan host menerimanya.

Kedua Secara non-rekrusif artinya client harus menghubungi sistem server satu persatu untuk mendapatkan paket layanannya.

2. DNS Recursor

DNS Recursor adalah Server yang dirancang untuk menjadi support atas pertayaan client melalui aplikasi atau web browser.

Bertanggung jawab untuk melalukan request tambahan agar dapat memenuhi permintaan client. Bisa diibaratkan seorang pemandu wisata diminta untuk menunjukan tempat yang menjadi icon wilayah tersebut.

3. Root Name Server

Root Name Server adalah Sebagai layanan utama yang menerjemahkan paket host ke dalam alamat IP address, bisa dibilang sebagai manual book atau referensi menuju akses layanan lain yang ditawarkan.

4. Name Server TLD

TLD (Top Level Domain) adalah Domain Name tingkat atas pada zona root, contohnya Seperti COM, EDU, ORG, Net dan banyak diantaranya.

Jika domain itu di ikuti dengan penamaan selanjutnya seperti domain.blogspot.com, itu adalah contoh bukan domain TLD melainkan level di bawahnya atau subdomain.

5. Name Server Authoritative

Name Server Autoritative adalah Name server yang memiliki seluruh informasi domain secara aktual seperti (A, CName, PTR, CERT dan lainnya). Bisa dikatakan  konfigurasi sebagai konfigurasi asli dari Zone Name Server.

Jenis DNS yang dapat diketahui

Kita dapat mengetahui Ada beberapa tipe Domain Name berdasarkan peran bagaimana host bertindak, berikut adalah ulasannya untuk anda:

1. DNS Server

Apa itu DNS server ? merupakan Name server yang bertindak sebagai penyedia informasi host yang memiliki beberapa peran diantaranya.

Primary yang memegang otoritas penuh dalam sebuah domain dan bertindak sebagai Master.

Secondary berperan sebagai cadangan dai primary bisa dikatakan sebagai backup.

Cache yang berperan sebagai penyedia informasi Name server terdekat dan menyimpan Informasi akses yang telah terjelajahi. Server yang menandakan kontrol pusat atas akses client yang yang dikehendaki.

2. DNS Record

Domain Name Server ini memiliki peran sebagai request informasi dari pengguna dan memiliki bagian-bagian yang berbeda, berikut keluarga mereka:

  • A Record (Informasi Hosname IPV4)
  • AAA Record (Informasi Hostname IPV6)
  • MX Record ( Merekam Server Email SMTP),
  • CName Record (Redirect Domain IP Addres)
  • Dan Keluarga lainnya NS, PTR, CERT, dan SRV Record

3.  DNS Lookup

DNS Lookup adalah layanan yang dapat menampilkan data informasi IP address pada Name Server yang terhubung, Record-record dari Name server dapat diketahui secara menyeluruh.

DNS looukup

Kelebihan 

Cara kerja yang merubah rangkaian angka numerik pada identitas host menjadi identitas yang cukup berperan pada rangkaian jaringan dan kebutuhan web server, mengingat hal itu maka kita kan coba cari tau kelebihannya:

  1. Mempermudah Akses terhadap suatu host dan menerjemahkannya dengan baik
  2. Menjadi pembungkus paket server di mana IP Address berada dan perubahan terhadapnya dapat tanpa mempengaruhi paket layanan ini, mengingat perubahan terhadap alamat IP dapat saja terjadi.
  3. Dapat menyembunyikan IP Public yang kita gunakan, mengingat Akses terhadap IP public sangat riskan untuk disusupi orang yang tak kenal.
  4. Memberikan branding terhadap website dan perwakilan tujuan dari isi website tersebut
  5. Memberikan kepercayaan publik terhadap paket layanan yang disajikan oleh halaman web.

Kelemahan DNS

  1. Tidak dapat menggunakan Registrasi domain yang sama, artinya setiap domain yang telah terdaftar tidak dapat memiliki duplicate yang lainnya, misalnya virtualiable.com telah dimiliki oleh situs ini, maka orang yang menginginkan nama serupa tidak bisa, kecuali jenis domainnya dibedakan misalnya virtualiable.id.
  2. Karena tidak boleh duplicate registrasi Nama, maka akan sangat sulit menemukan domain yang diinginkan
  3. Bagi Pengguna baru, implementasi dari domain sendiri bisa dibilang cukup sulit
  4. Memiliki masa aktif yang harus diperbaharui tiap tahunnya.

10 Contoh DNS Lebih yang diketahui

Ada beberapa Domain yang sering digunakan dengan intensitas terbanyak atau menandai sebagi tujuan dari sebuah personal, lembaga, perusahaan atau instansi pemerintah, berikut daftarnya.

NONama DomainDeskripsi
1Comidentitas Name server paling populer dan biasanya digunakan untuk bisnis online
2Netidentitas digunakan untuk keperluan internet, seperti tutorial atau masalah yang biasanya terjadi di internet
3Eduidentitas digunakan untuk pendidikan, semua hal yang bersifat pendidikan disarankan untuk menggunakan Domain ini
4Orgidentitas digunakan untuk suatu organisasi
5Nameidentitas yang digunakan untuk halaman situs web pribadi
6Infoidentitas digunakan untuk semua bentuk informasi
7Coidentitas digunakan untuk perusahaan
8Bizidentitas digunakan untuk nama perusahaan
9TVidentitas digunakan untuk keperluan siaran televisi
10Meidentitas digunakan untuk keperluan Branding pribadi
11Ioidentitas digunakan untuk tujuan Teknologi
12Govidentitas digunakan oleh lingkungan pemerintah
13Milidentitas digunakan untuk sektor militer
14Proidentitas yang digunakan untuk seorang profesional
15Siteidentitas Global yang bertindak sebagai rumah di internet untuk pengguna dunia, tanpa spesifikasi apa pun, tanpa kategori, tanpa tema, dan tanpa batasan pengguna

Bagaimana Mendapatkan Layanan DNS?

Mendapatkan layanan Name Server, ada beberapa cara yang untuk memperolehnya, membeli dan registrasi pada pihak penyedia seperti hostinger, Niagahoster dan lainnya.

Pihak penyedia dapat membantu untuk mengaitkan Domain Name yang telah anda beli, dan biasanya akan terintegrasi dengan control panel hosting. Di sana anda dapat akan menemukan pengaturan zone editor dan keluarganya.

cpanel

anda dapat memperoleh domain Name secara gratis dengan syarat penggunaan jaringan lokal dengan bantuan konfigurasi Mikrotik. 

Mikrotik dapat mengatur manajemen IP dan DNS dengan sangat menyenangkan.

Simulasi Name Server dapat dilakukan dengan kombinasi fitur hotspot yang dibangun oleh Mikrotik, dan banyak keperluan manajeman Networking dapat terpenuhinya.

dns-mikrotik

Baca Juga: Mengenal apa itu jaringan Ad Hoc dan Kegunaannya

Permasalahan Pada DNS

Ada beberapa kasus yang kerap ditemui pada penerapan Domain Name server ini, misalnya saat bermigrasi dari layanan host penyedia terkadang memiliki kendala yang menyebabkan eror sehingga paket informasi pada server tidak bisa diakses.

DNS Sendiri memiliki Penilaian terhadap kredibilitasnya atau sering dikenal dengan domain Authority di mana umur domain dapat mempengaruhinya.

Kesimpulan

DNS atau Domain Name System adalah Protokol jaringan yang berperan sebagai Hostname untuk menerjemahkan IP address dan mempermudah akses pengguna menuju halaman web server.

Name server yang digunakan sebagai identitas host, sangat membantu dalam menyampaikan tujuan web server kepada client dari pada dengan kombinasi numerik. 

Beberapa orang cukup familier dengan dns google dengan kombinasi ip 8.8.8.8

Tinggalkan komentar