Categories: Network

10 Kekurangan Jaringan Wifi Yang Jarang Diketahui

Kekurangan jaringan wifi perlu disadari untuk penggunaan yang intens atau mengandalkan teknologi tersebut menjadi Kebutuhan utama dalam menyebarkan koneksi internet pada suatu wilayah.

Beberapa orang lebih senang mendapatkan akses internet melalui koneksi tanpa kabel atau sering dikenal WIFI, dasar inilah banyak layanan toko, cafe dan fasilitas publik menerapkan implementasi jaringan yang satu ini.

Kelebihan dalam jumlah akses pengguna yang minim akan infrastruktur, mendukung berbagai perangkat termasuk mobile, dan manajemen prioritas yang lebih terkontrol.

Hal itu cukup menjadi acuan pengguna dalam konektivitas terbaik, namun ternyata ada hal yang menjadi perhatian untuk pembangunan dan penyebarannya.

Apa kelemahan dari Jaringan wifi?

Tak ada yang salah saat anda menggunakan koneksi WIFI untuk mengakses jaringan internet. Alangkah baiknya mengetahui keterkaitannya dalam hal keamanan, kestabilan dan pembanding yang akan membawa pada pilihan terbaik. Berikut adalah kekurangan Wireless yang dapat anda ketahui:

1. Konektivitas Tidak Stabil

Jika anda pemakai jaringan tanpa kabel yang intens, maka akan merasakan sebuah situasi di mana koneksi mengalami kelambatan.

Permasalahan itu dapat terjadi karena pada fungsi dalam memproses, menampung, menyebarkan, mengontrol layaknya seperti komputer yang dilengkapi dengan program dan perangkat kerasnya.

Jika anda pernah mengalami sistem tidak berfungsi saat menggunakan komputer yang menyebabkan beberapa tugas tertutup menjadi hal serupa terjadi pada wifi, apalagi jika memiliki multi tugas memberikan IP Address  dan menampung antrian pengguna.

Selain itu sifatnya yang merambat melalui gelombang, dalam beberapa kasus jarak perangkat dengan pusat mempengaruhi dalam kelancaran akses yang diberikan.

Jadi jangan heran jika hal itu berbeda dengan paket internet yang dipilih dari penyedia, misalnya anda membayar bulan sekian ribu untuk 20MB dan yang diterima dari rambatan modem ke wifi lalu ditangkap oleh perangkat hanya setengahnya.

Berbeda jika media rambat melalui jaringan kabel langsung, kestabilan dapat terpenuhi dengan baik karena, proses pengiriman dan penerimaan informasi data memiliki jalur yang berbeda, sehingga tidak ada antrian dan proses tunggu.

Anda dapat mencoba mengecek perbedaannya keduanya dengan tes kecepatan unduhan dan upload pada web yang mendukung hal ini, misalnya Speedtest by 0okla

2. Sering Mereset ke Settingan Default

Pernah gak saat saat terhubung tapi tidak ada koneksi internet yang didapat? Permasalahan tersebut tidak selalu terjadi dari pihak penyedia namun perlu pengecekan pada setingan WIFI yang anda gunakan.

Beberapa kasus yang pernah dialami tidak ada perubahan pada SSID (Server Set Identifier), namun settingan IP Address, DHCP, Gateway, dan DNS berubah 100%, hal tersebut akan merubah kesesuaian konfigurasi dengan Modem layanan.

Akses internet tidak akan didapatkan sampai anda menyesuaikan settingan kembali. Cirinya perangkat tidak mendapatkan alamat IP dan tidak ada respons pada paket modem yang memberikan konektivitas internet.

Ketahui bagaimana cara melihat IP  yang tepat

3. Sering Eror dan Malfungsi

Tak hanya sering kembali pengaturan semula, perangkat WIFI yang sering digunakan dan menyala selama 24 jam, rentan terhadap kesalahan fungsi.

Dalam hal ini, pengguna tidak mendapatkan akses internet walau paket setingan yang didapat telah sesuai, bisa dikatakan kinerja mengalami malfungsi atau ada layanan tidak bekerja sesuai prosedur.

Pengguna perlu melakukan reboot untuk mengembalikan fungsionalnya seperti keadaan semua, yang menjadi masalahnya jika posisi perangkat terpasang di jarak yang susah digapai misalnya diatas atap dan akses remote manajemennya tidak berfungsi, akan sangat merepotkan.

Baca juga: 2 Alasan mengapa di tengah kota susah sinyal

4. Membuat Seluruh jaringan Down

Memiliki mode yang  perhatian, di mana dapat memilih Bridge atau menyesuaikan settingan serupa dengan Modem, dan Routing memiliki prioritas dalam setingan yang diinginkan.

Penggunaan model keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, dalam aset itu orang banyak menggunakan mode Routing untuk meringankan beban modem utama.

Permasalahan di sini adalah saat layanan memiliki titik manajemen yang berbeda melakukan tugas seperti memberikan IP Address dan memberlakukan antrian cukup membuat beban yang besar pada perangkat, oleh karenanya akan menemui beberapa mengalami malfungsi dan eror sehingga mempengaruhi seluruh jaringan dengan memberikan brodcast yang salah.

Hal ini sangat menyulitkan jika dalam satu area jaringan memiliki lebih dari 20 perangkat, anda harus mengecek jalur satu-satu baik secara fisik maupun perintah.

5. Rentan Pembobolan dan Penyalahgunaan Data

Model konektivitas dengan pancaran gelombang melalui akses SSID (service Set identifier) memiliki kekurangannya tersendiri.

Pengguna dengan akses yang di izinkan dan tidak dapat menangkap SSID dalam ruang lingkup jaraknya. Beberapa tidak akan mempermasalahkan hal ini karena telah dilengkapi dengan keamanan WPA2 PSK Key, namun tidak menutup kemungkinan pembobolan dapat terjadi.

Hal buruk yang dapat tergambarkan adalah seluruh informasi yang terkait dalam satu jaringan yang sama dan mudah bagi peretas untuk mengunci, mengambil atau menghancurkan seluruh pusat jaringan.

Untuk itu penggunaan Hide SSID untuk akses pribadi sangat diperlukan namun tidak untuk diterapkan pada fasilitas publik.

Selain itu jika dilihat dari sisi pengguna, jangan mudah mengakses WIFI yang kurang tepercaya dengan iming-iming tidak menyertakan kata sandi dan akses yang cepat, pasalnya perangkat dapat dikolaborasikan dengan dukungan perangkat keras lainnya untuk menampung seluruh informasi dan aktivitas dari penggunanya.

di sarankan tidak membuka data sensitif seperti mobile Banking, akun Game pro, data aset media sosial secara sembarangan.

6. Akses pengguna yang dapat bergabung  Terbatas

Tidak semua jenis dan brand dapat menampung pengguna dengan jumlah yang serupa dan banyak, namun memiliki batas optimal untuk memberikan layanannya.

Saat anda mencoba masuk pada akses publik jika mengalami kendali koneksi, tandanya perangkat tidak dapat lagi menampung.

Pilihannya dengan menunggu pengguna lain keluar dari layanan atau dikeluarkan secara acak untuk memasukan pengguna baru yang meminta bergabung.

Hal yang pernah dicoba oleh penulis dengan Wifi seri Cisco E2500 kuat menampung sekitar 17 User stabil, dan Netgear AC1900 dapat 32 Akses stabil dengan perbedaan harga keduanya setengahnya di mana Netgear lebih mahal sekitar RP. 1 .000.000-an.

7. Batas Radius Gelombang antar Perangkat

Dalam pemasangannya jumlah dalam satu area perlu diperhatikan cakupan gelombangnya, jika tidak akan terjadi tabrakan gelombang.

Perangkat yang memiliki hardware dan dukungan terbaik dapat menutup perangkat seri di bawahnya. Dalam hal ini walaupun dekat namun SSID tidak dapat ditangkap oleh perangkat pengguna, tapi yang jauh malah tertangkap.

Jika pernah mengalami kasus tersebut, tandanya ada lebih dari satu pancaran gelombang band yang serupa, di mana dukungan terbaik dapat menutup atau menghalangi pancaran lainnya.

Sangat disayangkan hal ini terjadi, kecuali menerapkan mode Repeater di mana sangat wajib mendekat pada area cakupan.

Baca juga: Mengenal apa itu jaringan Ad Hoc dan Kegunaannya

8. Sulit menembus Ruang dengan Konstruksi Beton

Saat berada di ruangan yang memiliki konstruksi beton, bukan hanya sinyal seluler saja yang sulit untuk didapatkan, akses gelombang tanpa kabel sulit untuk di dapatkan.

Hal ini sangat disayangkan jika memiliki koneksi gelombang dual Band, yang dapat digunakan untuk memprioritaskan ruangan tertentu dengan SSID yang berbeda.

9. Membutuhkan Perangkat Tambahan

Dalam Mendukung berbagai fungsi optimal beberapa jenis harus digabungkan  dengan perangkat lainnya untuk mencapai tujuan tersebut. Seperti Perangkat Router sebagai tambahan jika menggunakan tipe akses poin yang tidak mendukung paket routing di dalamnya.

10. Butuh daya dan Sumber Listrik

Hal ini menjadi pokok utama di mana perangkat WIFI dapat bekerja jika mendapatkan sumber daya listrik. Permasalahannya jika anda berniat memasangnya di tempat tertentu,  jalur listrik perlu disertakan dalam rancangan anda.

Jika hal ini tidak terpenuhi benar-benar akan menjadi kekurangan jaringan wifi model tersebut yang cukup nyata.

Untuk koneksi model terbarunya sendiri, Teknologi Wireless mendukung band yang berbeda yaitu 2,4 Ghz dan 5 Ghz. 5 Ghz menjadi sinyal koneksi yang baik namun kekurangannya perlu dukungan perangkat pengguna yang lebih tinggi jika tidak SSID tidak akan tertangkap oleh perangkat biasa.

Itulah beberapa kekurangan jaringan WIFI yang menjadi perhatian khusus oleh para pengguna, Untuk lebih kurangnya tetap menjadi pilihan terbaik dalam kemudahan simpel dan optimal, terlebih dengan munculnya teknologi wifi portabel yang makin menyederhanakan hal itu.

Beberapa pengguna memang kerap tidak memperhatikan hal ini, namun sangat berarti bagi para teknisi, dan hal ini diulas berdasarkan pengalaman penulis selama berkecimpung menjadi teknisi jaringan, semoga bermanfaat.

Baca artikel menarik lainnya bagaimana mengatasi permasalahan WIFI yang susah terkoneksi

Dede Sudirman

Hanya seorang yang senang mengetahui, mendalami dan berbagi pengalaman seputar Dunia Teknologi & Informasi. - IT Support

Share
Published by
Dede Sudirman

Recent Posts

5 Kelebihan Streamlabs dibandingkan OBS Studio

OBS Studio telah menyajikan fitur untuk mendukung rekaman video maupun streaming yang powerful, sebut saja…

1 bulan ago

Cara Install OBS Studio di Linux Ubuntu

OBS Studio telah di kenal sebagai software pilihan yang dapat mendukung kebutuhan media recording dan…

2 bulan ago

7 Text Editor Linux Command Line Terbaik

Text Editor Linux yang sering di jumpai seperti nano cukup di kenal dan telah menjadi…

2 bulan ago

Cara Instal Linux Debian di Virtualbox [Lengkap]

Panduan berikut akan memandu bagaimana cara instal Linux Debian di Virtualbox dengan penjelasan dan gambar…

2 bulan ago

Apa itu SELinux (Security-Enhanced Linux)

Security-Enhanced Linux (SELinux) adalah karnel keamanan linux yang memungkinkan administrator memiliki kontrol penuh terhadap siapa…

2 bulan ago

5 Distribusi Linux Server Terbaik

Linux di kenal memiliki sistem yang kuat dan memiliki keamanan tingkat tinggi, oleh karenanya sangat…

2 bulan ago