5 Distribusi Linux Server Terbaik

Linux  Server di kenal memiliki sistem yang kuat dan memiliki keamanan tingkat tinggi, oleh karenanya sangat bagus untuk di jadikan sistem operasi untuk super komputer utama.

Sumber daya terbuka membuat para pengembang memiliki suntikan kode untuk sebuah sistem, oleh karenanya Linux memiliki banyak distro pilihan dengan penggunaan yang berbeda.

Distribusi Linux Server Pilihan terbaik

Beberapa distro linux yang cukup familier seperti ubuntu, debian, fedora, linux mint, MX linux, Kali Linux, OpenSuse, ReadHat, dan Banyak lainnya.

Tentu beberapa orang akan cocok  dengan debian atau fedora namun lainnya tidak demikian, akan lebih bervariasi walaupun sama, berikut beberapa Distribusi Linux Server yang powerfull bisa jadi pilihan pengguna.

Ubuntu Server

Ubuntu  merupakan sistem operasi Server sumber terbuka yang di kembangkan oleh programmer Canonical  , dapat berjalan pada arsitektur 32-64 bit, ARM V7, POWER 8, dan IBM Sistem Z.

Ubuntu sendiri sangat populer bagi para pengguna linux, dengan interface yang menarik di lengkapi dengan fitur yang banyak dapat menyelesaikan berbagai kebutuhan Server dan klien.

Apa yang dapat di tawarkan oleh Ubuntu Server seperti: Layanan situs web, FTP, Email, Server database, Layanan cloud, dan banyak lainnya dapat di temukan.

Bagaimana dengan keamanannya?, Ubuntu Server dilengkapi degan pembaharuan otomatis, otentikasi dua faktor SSH, dan Bootloader yang lebih tangguh.

Pengguna harus menyiapkan syarat minimum perangkat untuk dapat menjalankannya, yaitu RAM 512, CPU 1 Ghz, dan Alokasi hardisk kosong minimal 2 GB untuk menampung fitur yang akan diinstal.

Penggunaan ubuntu Server dapat menyederhanakan penggunaan perangkat keras sehingga akan dinilai sebuah jawaban yang murah dan aman untuk membuat sebuah komputer Server.

Debian

Debian sudah di kenal sebagian pengguna linux untuk mewujudkan layanan Server yang kuat, Menampung jaringan dengan intensitas yang besar secara bersamaan dari klien, dan dibekali sistem pelacakan bug terbuka.

Debian di nilai sebagai salah satu distro linux paling stabil dan aman dengan memberikan pembaharuan terbaru sepanjang masa pengembang mampu melakukannya.

Sumber terbuka yang sepenuhnya gratis, memungkinkan siapa saja menggunakan, memodifikasi dan mengembangkannya.

Tak usah khawatir bagaimana penggunaannya, debian di dukung oleh karnel linux dengan peningkatan yang mudah serta mulus.

Bagi perusahaan sendiri debian dapat di andalkan, dengan dukungan para ahli untuk setiap permasalahan, dan sangat baik untuk digunakan dalam jangka yang panjang.

Paket paket layanan Server mampu disajikan seperti Pengaturan IP Address, FTP, SSH, Mail Server dan kebutuhan tingkat lanjut sesuai dengan kebutuhan.

Sistem yang di butuhkan untuk menjalankan debian dengan tampilan desktop (GUI) minimal RAM 256 MB dengan alokasi Hardisk kosong 10 GB, untuk tampilan CLI (Command Line Interface) minimal Ram 128 MB dengan kapasitas hardisk kosong 2 GB

Baca juga: Cara Instal Linux Debian di Virtualbox [Lengkap]

Fedora Server

Fedora Server menjadi salah satu sistem operasi linux Server yang sangat di dukung oleh komunitas yang berpengalaman pada permasalahan administrator.

Fedora menghadirkan penggunaan sistem yang ramah administrasi, yang memungkinkan pengelolaan pada sistem hanya dengan antarmuka Cockpit yang canggih dan modern dengan basis layanan kontainer.

Kebutuhan Server dapat terpenuhi dengan baik, salah satunya layanan sertifikat domain yang dapat di integrasikan dengan FreeIPA.

Mampu menawarkan layanan Server pada umumnya, hal menarik lain yaitu dukungan firewall dinamis yang memungkinkan perubahan oleh admin jaringan tanpa harus memulai ulang kembali dari awal.

Spesifikasi standar untuk dapat menjalankan fedora, minimal RAM 2 GB dengan kapasitas hardisk kosong 20 GB.

OpenSuse Leap

Beberapa waktu lalu OpenSuse dengan bangga memperkenalkan OpenSuse Leap Versi 5.2 terbaru yang di kembangkan oleh komunitasnya.

Fitur terbaru menghadirkan beberapa pembaharuan pada versi sebelumnya seperti pembaharuan keamanan dan perbaikan bug untuk kebutuhan profesional Server.

OpenSuse Leap dapat berjalan pada arsitektur X86-64, ARM64, dan POWER, dengan menghadirkan paket Artifisial Intelegence (AI) dan machine Learning.

Teknologi kontainer OpenSuse lebih banyak kekuatan mengembangkan, mengirimkan, dan menyebarkan aplikasi.

Administrator sistem dapat menggunakan leap untuk menghosting Server web dan mail dalam upaya memanejemen DHCP, DNS, NTP, Samba, dan ratusan layanan lainnya.

Spesifikasi perangkat yang dibutuhkan untuk menjalankan OpenSuse Leap, minimum Ram 16 GB

RedHat Enterprise

Redhat Enterprise adalah distribusi Linux komersial yang banyak di gunakan pada layanan awan publik, dengan fitur yang mampu memberikan fondasi yang kuat, stabil cerdas.

Memiliki keamanan tingkat tinggi dengan konsistensi insfrastuktur yang memungkinkan untuk menerapkan aplikasi, dan mengatasi berbagai beban kerja.

Penerapan yang cepat serta mudah dalam pengelolaan, dukungan aplikasi perusahaan, fitur keamanan tingkat lanjut, dilengkapi dengan teknologi inovatif, Dukungan DevOS, dan Transisi yang cepat dengan bantuan ahli.

Berdasarkan pengalaman pengguna selama 25 tahun menggunakan ReadHat, Redhat Insight dapat memberikan analitik sistem operasi prediktif yang memungkinkan untuk mengidentifikasi dan memulihkan ancaman terhadap ketersediaan, keamanan dan stabilitas.

Lebih lanjut bagaimana sistem keamanannya bekerja dengan fitur tambahan seperti kebijakan kriptografi, tanda audit lanjutan, dan protokol yang terus di perbaharui.

Minimum perangkat yang untuk menjalankannya, minimal Ram 2 GB dengan alokasi disk kosong sebesar 6 GB.

Beberapa pilihan linux server di atas dapat menjadi referensi bagaimana memilih Distribusi Linux Server terbaik agar mendapatkan performa terbaik yang dapat di hadirkan Keunggulan Linux di bandingkan sistem operasi lainnya kepada para pengguna.

Cukup menarik untuk di coba seperti ubuntu server yang kerap dilirik oleh sebagian praktisi dalam dukungan yang lebih baik dan optimal.

Tinggalkan komentar