Cara Membagi Partisi Disk PC Aman Tanpa Install Ulang

Ada alasan pengguna merubah atau membagi partisi disk setelah sistem operasi berhasil dipasang, seperti halnya terdapat single Disk. Artinya hanya terdapat satu partisi yang hadir pada Perangkat, bisa itu file C: atau identitas lain seperti D:, ataupun E:.

Penggunaan single partisi seperti itu memang tidak akan berimbas serius pada sistem yang berjalan, Namun manajemen file dan penyimpannya akan sulit untuk dilakukan. Berbeda halnya jika terdapat beberapa partisi yang dapat membedakan tingkat penggunaan dan filter dengan kategori.

Cara partisi hardisk windows 10 terbilang mudah oleh karenanya jangan risau jika terlanjur atau lupa melakukan penyesuaian dalam membagi partisi, tidak perlu melakukan install ulang, silakan ikuti langkah berikut.

Cara Partisi hardisk windows 10 dengan Aman

Adapun hal yang harus diperhatikan dalam mengikuti instruksi cara partisi hardisk adalah kecermatan, ketelitian, pemahaman terhadap instruksi, karena proses perubahan partisi ini bisa dibilang cukup sensitif.

Jika salah Kemungkinan terburuk  dapat menghilangkan keseluruhan data yang tersimpan. Namun jangan khawatir ini merupakan langkah yang mudah untuk dilakukan. Contohnya membagi partisi disk 500gb dimana 300gb untuk folder sistem c: dan sisanya bisa untuk data baik d: atau e:.

Demo dilakukan di sistem operasi windows 10.

1. Silakan buka menu disk management, ketikan pada pencarian aplikasi windows

Cara membagi partisi hardisk

2. Menu tersebut akan menampikan pengaturan partisi disk yang terpasang pada sistem, baik dari besaran ukuran dan pembagiannya. Pada perangkat yang dijadikan demo terdapat 3 partisi utama yaitu C, D dan E, kita akan coba membuat partisi baru yaitu G yang diambil dari alokasi E.

Disk management windows 10

3. Untuk membagi partisi, kita dapat melakukan aksi dengan klik kanan >> shrink volume. Selanjutnya akan ditampilkan beberapa keterangan total ukuran sebelum di bagi, ukuran yang tersedia untuk dibagi, ukuran yang akan dibagi dan total yang akan dibagi dalam satuan MB.

membagi partisi disk

4. Kita akan coba memberikan alokasi pada volume baru sebesar 20 GB, dengan merubah “Enter the amount of space to shrink in MB” menjadi 20000 dalam satuan MB (silahkan sesuaikan dengan ukuran yang diinginkan), setelah itu klik shrink untuk menyetujui.

memberikan alokasi space pada partisi baru

5. Alokasi baru akan muncul namun belum memiliki volume identitas yang ditandai dengan “unlallocated“, selanjutnya kita dapat mengaturnya dan menjadikannya partisi  G (sesuaikan dengan kebutuhan). lakukan klik kanan pada Unallocated > New Simple Volume

new volume

6. Proses instalasi identitas drive baru akan muncul, silakan Pilih Next.

menyiapkan drive volume baru

7. Selanjutnya kita dapat mengatur spesifikasinya, dimana pada tahap ini melakukan penyesuaian alokasi kembali. Selanjutnya Klik next.

spesifikasi partisi baru

8. Penyesuaian selanjutnya adalah memberikan identitas volume, kita dapat memilih dari huruf yang tersedia pada “Assign the following drive letter” > Next

memberikan identitas volume partisi disk

9. Langkah selanjutnya adalah mengatur format dan menambahkan nama pada volume partisi. Disarankan memilih NTFS  dalam mendukung berbagai jenis simpanan file dan ukuran maksimalnya. Klik Next 

NTFS partisi disk

10. Proses selesai, partisi baru telah ditambahkan ke perangkat

partisi baru

Baca juga: Cara menampilkan dan menyembunyikan ekstensi file di windows 10

Menghapus Partisi Disk yang ada di PC

Selain menambahkan dan membagi alokasi partisi baru, pengguna juga dapat menghapusnya. Hal ini, jika salah memberikan ukuran alokasinya dapat melakukan cara berikut:

1. Buka disk management, dengan cara sebelumnya pada proses pembagian partisi.

2. Klik kanan pada partisi disk yang akan dihilangkan > Pilih delete Volume

3. Selanjutnya ada notif persetujuan, klik OK untuk melanjutkan.

4. Disk akan berstatus “unallocated” setelah di hapus. Untuk menghilangkan secara total, kita dapat mengembalikan ke partisi sebelumnya (partisi E) atau menambahkan ke partisi yang lainnya.

5. Klik kanan pada alokasi partisi yang ingin ditambahkan (contoh E:) > Extend Volume > Pilih Next

extend volume

6. Selanjutnya, otomatis akan menyarankan partisi disk yang Unallocated > Klik Next untuk melanjutkan dan Finish

extend alokasi file

7. Proses telah Selesai.

cara partisi hardisk ini telah kami coba sebelumnya dan berhasil 100%, untuk itu silakan ikuti instruksinya dengan tepat, dan jika terjadi hal yang tidak diinginkan sepenuhnya tanggung jawab personal. Disarankan membackup dulu file yang dirasa penting sebagai upaya pencegahan.

Cara tersebut sangat berguna untuk membagi partisi disk di  laptop maupun komputer yang jika memiliki kapasitas besar yang dapat diprioritaskan untuk beberapa bagian.

Kami akan mencobanya terlebih dahulu, sebelum dapat dinikmati secara publik, semoga membantu. lihat tips menarik dan penyelesaian masalah lainnya pada artikel yang membahas windows 10.

Tinggalkan komentar