Apa Itu Link? Pengertian, Fungsi, Perbedaan dan istilahnya

Secara singkat, Link adalah Acuan yang digunakan untuk dapat saling terhubung antar halaman diaman keterkaitan satu halaman dengan halaman lain sangat bermanfaat sebagai rekomendasi penghubung objek satu dengan lainnya.

Penggunaan tautan telah disadari oleh beberapa orang dalam lingkup aktivitas mereka, salah satu contohnya termuat dalam frase Linkaja yang merupakan uang elektronik populer di beberapa kalangan.

Namun bahasan utama ini akan lebih mengenalnya dalam segi fungsi, cara kerja dan istilah yang sering digunakan oleh beberapa orang dalam menjelaskan perannya. Berikut pembahasannya :

Apa itu Link?

Link Adalah Pranala yang merujuk pada sebuah halaman satu ke halaman lain yang mempermudah akses berbagi informasi, atau merujuk pada penjelasan sebuah nilai yang terperinci.

Orang telah mengenal Hyperlink pada aplikasi keluarga Microsoft, di mana konsep kerja yang ditampilkan memuat unsur penggunaan dalam peran halaman.

Penjelasan sederhana dalam kehidupan, dapat dicontohkan seperti alamat rumah. Saat kita ingin mengunjungi sebuah rumah, maka terlebih dahulu harus tahu alamatnya. Setelah mengetahuinya kamu dapat menemukan informasi siapa saja penghuninya, isinya dan seluruh gambaran dari rumah tersebut.

Dalam sebuah halaman web, pranala sangat berperan aktif dalam menerjemahkan maksud dari isi konten. Oleh karena itu mereka berusaha memuat kata kunci yang mewakili halaman tersebut.

Selain sebagai gambaran awal daya tarik, juga meningkatkan tingkat kepercayaan terhadap website tersebut.

Cara Kerja Pranala

Bagaimana sebuah tautan tersusun bagai rantai dari sebuah halaman. penjelasan tersebut dapat kita bahas secara sederhana dengan konsep kerja menurut penulis.

Tersusun dari alokasi direktori sebuah file yang tersimpan dalam sebuah database. File yang termuat dalam sebuah database dapat kita ambil dan tampilkan kembali dengan alamat perujuk. misalnya pada gambar di bawah:

apa itu link

Dari gambar di atas menjelaskan, muatan beberapa file direktori yang seterusnya mengarah pada konten yang tersimpan pada database sebuah website yang dikenal dengan permalink.

Konsep kerja yang sederhana saat kamu berselancar di internet dan ingin mengetahui sesuatu. Mesin pencari memberikan beberapa referensi dari web relevan yang termuat dalam database mereka, dengan tautan sebagai pintu masuknya.

Baca juga: Apa itu ekstensi File, fungsi dan contohnya

Istilah-istilah Penggunaannya

Ada beberapa istilah link selain hyperlink dan permalink website yang sebelumnya telah kita singgung, istilah ini sering digunakan oleh pengguna internet, diantaranya:

Shotenlink

Merupakan pranala yang di pendekan dengan bantuan pihak penyedia pemendek URL. Karakter tautan yang sebelumnya panjang bagai rantai dapat dipangkas menjadi pendek tanpa merubah informasi di dalamnya.

Penggunaan karakter yang pendek, memudahkan dalam mengaksesnya jika tautan aktif tidak berfungsi dan mengharuskan pengetikan secara mandiri.

Untuk membuat tautan yang pendek dapat memanfaatkan tools web yang tersedia seperti bitly atau TinyUrl secara gratis, selengkapnya.

SafeLink

Sebagai pengaman, di mana karakter yang dimuat, biasanya lebih panjang dengan kombinasi huruf dan angka yang kompleks.

Hal ini dengan tujuan untuk mengamankan tautan dari akses yang tidak di izinkan. Ada beberapa penyedia untuk mengamankannya, namun kebanyakan memiliki konten iklan atas redirect atau pengalihan terlebih dahulu sebelum menuju tautan kita.

Link Not Found

Saat mengakses sebuah situs terkadang kita menemukan 404 eror atau Not found, Mengapa hal itu bisa terjadi?. Penulisan kombinasi karakter saat ingin mengaksesnya ada yang terlewat atau kurang tepat.

Hal ini biasa terjadi pada rangkaian tautan yang panjang dan harus di inputkan karakternya secara manual atau susunan kata yang tidak lazim.

Broken Link

Menjelaskan apa yang ingin diakses tidak benar,  data dari situs terkait tidak ditemukan alias sudah dihapus, sehingga peran pranala tersebut menjadi tidak valid.

Spam Link

Tautan yang dianggap tidak memiliki value, atau di tersebar dengan cara paksaan, berlebihan dan menyalahi aturan standar komunitas pada suatu platform. Sehingga dapat mengganggu lalu lintas pengguna yang selanjutnya terjadi pelaporan atas spam.

Backlink

Rekomendasi rujukan antar website melalui halaman, direktori, dan domain tingkat atas dengan tujuan untuk mendapatkan value seperti popularitas web, kepentingan SEO (Search Engine Optimization), dan meningkatkan kredibilitas  pada website yang dirujuk. 

Link Building

Proses yang dilakukan untuk mendapatkan backlink dari halaman website terkait ke website personal. Dengan tujuan untuk membuat relasi yang dapat meningkatkan pamor konten halaman web tersebut ke puncak pertama pada mesin pencari.

Tautan Internal

Merupakan perujuk dari halaman satu ke halaman lainnya dalam satu website yang sama. Bisa dikatakan sebagai penguat dari topik yang ingin diangkat.

Dalam penggunaannya sendiri tautan internal menjadi salam satu Strategi SEO yang cukup mempengaruhi. Jika kamu pengembang web dengan menggunakan plugin yoast SEO pasti akan direkomendasikan untuk memberi tautan dari dalam pada setiap postingan yang akan di terbitkan.

Tautan External

Rujukan antar halaman yang ditautkan dari website lain. Bisa dikatakan web yang ditautkan menjadi sumber rujukan. Hal ini dapat meningkatkan score domain pada website yang digunakan karena menerima backlink.

Namun tidak dapat berpengaruh banyak jika backlink tersebut dari website yang tidak memiliki kredibilitas atau spam score yang tinggi.

Fungsi Pranala

Mari kita kupas lebih dalam dengan mengetahui beberapa fungsi dari pranala, diantaranya sebagai berikut:

  1. Memudahkan untuk berbagi tautan halaman, file, gambar, video dan lainnya.
  2. Bookmark data saat ingin mengakses informasi kembali di lain waktu
  3. Perujuk dan referensi saat konten tidak dapat dimuat dalam satu halaman
  4. Berperan sebagai identitas konten dari situs web.
  5. Mengambil data dari situs web, misalnya situs penyedia icon, maka kita dapat memanfaat pranala untuk menampilkan icon untuk diproduksi menjadi hasil akhir yang beda.

Kekurangan Tautan

Dengan keunggulan berbagi file media dan halaman tertaut, namun terkadang sering digunakan oleh oknum untuk mendukung aksi yang tidak dibenarkan, seperti:

  1. Digunakan untuk mendapat inpres konten berlebihan dan tidak wajar, sehingga dianggap sebagai spam.
  2. Dapat menjadi akses kejahatan cyber yang dapat membuka seluruh informasi akun yang terkait pada platform.
  3. Merujuk pada informasi yang salah atau tidak tepat, beberapa web menggunakan fitur redirect atau pengalihan otomatis ke halaman lain yang biasanya cukup mengganggu dan tidak sesuai dengan informasi yang ingin didapat.
  4. Informasi dapat tersebar dengan cepat, disisi buruknya informasi hoax demikian pesat juga.

Perbedaannya dengan URL

Beberapa orang sering menyamakan penggunaannya, namun URL (Uniform Resouce Identifier) lebih menunjukan alamat sumber dari web yang memiliki protokol, contohnya http://virtualible.com atau https://virtualiable.com.

Sedangkan link sebagai hypertext yang memiliki fungsi saat diklik mengarah kehalaman lain, yang memang di dalamnya bisa mengandung URL.

Sederhananya URL merupakan Protokol standar sedangkan Link adalah terjemahannya agar mampu dipahami dalam bahasa manusia.

Baca juga: Apa itu mobile dalam pemahaman teknologi?

Perbedaannya dengan API (Aplication Programing Platform)

Memiliki konsep dalam menghubungkan, kedua layanan ini sering dianggap memiliki kemiripan, namun jika dikaji lebih jauh keduanya berbeda.

API sendiri merupakan elemen yang berisi fungsi, protokol dan alat pendukung yang digunakan pengembang untuk membuat sebuah aplikasi. 

Kesimpulan

Link adalah tautan halaman yang sangat berperan sebagai media rujuk informasi yang terperinci. Contoh pranala yang sederhana adalah www.virtualiable.com/home, atau kalian dapat menemukan pada file gambar, dokumen serta video.

Memiliki fungsi dapat mendukung penyebaran informasi yang cepat dan kerugiannya dapat juga di salah gunakan untuk menyebarkan informasi yang tidak sesuai. 

Tinggalkan komentar