11 Media Penyimpanan File Populer Komputer dan Smartphone

Apa saja  media penyimpanan populer? Bagaimana memilih media penyimpanan file yang baik untuk menyimpan berbagai tipe dokumen yang kita miliki, tentunya secara gratis?

Metode penyimpanan sangat penting untuk media rekam atas aktivitas yang telah dikerjakan sebelumnya, dan berperan sebagai jalur pengakses ulang ke file data tersebut. Beberapa cara dapat dimanfaatkan sebagai pilihan pengguna untuk melakukan tugas ini.

Jenis-jenis Media Penyimpanan file

Salah satunya dengan komputerisasi yang mempermudah tugas dan kinerja, serta memberikan beberapa cara dalam mendokumentasikan file yang beragam. Mulai dari perangkat keras dengan limitnya dan metode awan yang memiliki paket fisik yang tak terlihat.

Dengan indeks keperluan yang beragam, beberapa metode dokumentasi kerap kali dipilih sebagai cara terbaik memenuhi intensitas kebutuhan mereka. Baik itu dari  dilihat dari kemudahan, keamanan, murah, dan cara mengakses kembali file yang tersimpan.

Adapun itu lebih jelasnya mari kita kenali beberapa metode berikut.

Media Penyimpanan File Tradisional Mengapa Tidak

Jenis media dengan perangkat keras personal sampai sekarang ini tetap diminati. Akses penggunaan yang mudah, simpel, tidak berisiko untuk diakses sembarangan dapat kamu coba loh. Apa saja yang termasuk diantaranya? mungkin kamu akan tahu juga.

1. Media Penyimpanan File dengan Flashdisk

Flashdisk adalah media dokumentasi file portable yang memiliki ukuran fisik yang lumayan kecil. Flashdisk digunakan untuk menyimpan berbagai jenis file, seperti dokumen, media gambar, musik video, aplikasi dan lainnya.

Dapat berperan sebagai installer sistem operasi dengan cara bootable, dengan kapasitas beragam mulai dari 8GB, 16GB, 24GB sampai 128GB dan mungkin beberapa merek mendukung sampai 1 TB.

Siapa yang sering menggunakan media ini?, sebut saja mahasiswa, tenaga pendidikan, pekerja kantoran, Freelancer, dan banyak lainnya.

Flashdisk kerap kali dipilih karena sangat cocok untuk dibawa kemana-mana karena bentuknya yang  kecil dan ringan. Namun beberapa kendala sering dihadapi oleh pengguna seperti kehilangan fisiknya atau Data hilang karena terinfeksi virus.

2. Perangkat penyimpanan file Hardisk Internal dan Eksternal

Hardisk Internal adalah hardisk yang terpasang pada perangkat komputer, dimana di dalamnya terdapat file program sistem operasi dan alokasi tempat yang tidak digunakan.

Tempat yang kosong dan digunakan untuk menyimpan file kerja di dalamnya adalah alasan penyebutan penyimpanan internal. Sedangkan Hardisk Ekstenal adalah perangkat tambahan yang memiliki bentuk dan tempat penyimpanan seperti hardisk internal, terhubung dengan port usb sebagai media transmisi datanya.

Tempat penyimpanan hardisk yang direkomendasikan mulai dari 500GB sampai 1 TB, untuk  seri lama yang masih menggunakan piringan di dalamnya.

Sedangkan seri terbaru menerapkan teknologi memori flash atau dikenal sebagai SSD (Solid State Disk). Keunggulannya  jenis disk SSD 5X atau bahkan 10X lebih cepat dalam seri Disk Biasa namun harganya juga lebih mahal.

Kapasitas yang lebih besar dari pada flashdisk ini sering digunakan oleh pekerja kantoran, pebisnis, konten kreatif, desainer dan praktisi lainnya.

Permasalahan yang sering timbul biasanya bad sector yang menimbulkan performa menurun, bentuknya yang cenderung lebih besar dari flasdisk membuatnya sulit untuk bawa, dan harganya lumayan mahal. penggunaan personal akan berpikir berulang untuk memilikinya.

3. Penyimpanan Disk

Disk atau kaset sering dimanfaatkan sebagai media menyimpan file yang tidak terlalu besar, keberadaannya saat ini masih dapat terlihat, seperti yang terdapat di tukang kaset musik, film, atau photo studio yang menggunakan media ini untuk dokumentasinya.

Namun untuk penggunaan secara personal sudah jarang lagi karena tergantikan oleh Flashdisk dengan kinerja yang lebih baik.

4. Micro SD

Micro SD adalah media dokumentasi yang sering digunakan pada perangkat smartphone dan kamera digital. Digunakan sebagai alat rekam tambahan dimana beberapa perangkat mobile memiliki memori internal yang cenderung kecil.

Baca juga: apa itu ekstensi file ekstensi file, fungsi dan contohnya

Media Penyimpanan File di Cloud

Kemajuan teknologi selalu memunculkan hal yang baru dan menarik, permasalahan penerapan teknologi tradisional yang kerap kali dirasakan pengguna, memunculkan ide bagi praktisi IT membuat solusi yang benar-benar cerdas.

Konsep dokumentasi fisik secara personal dapat ditingkatkan dengan akses yang luas, dengan penerapan jarak jauh yang dikenal dengan awan.

Teknologi awan ini adalah salah satu cara memangkas keperluan Infrastruktur IT yang mahal, agar dapat dinikmati oleh pengguna personal dengan segudang fitur yang serupa.

Konsep awan bukan benar-benar menerangkan alokasi space yang disediakan di langit, namun perusahaan penyedia komputer server dan host skala besar seperti google, menyewakan sebagian alokasi untuk pengguna tanpa harus memikirkan Infrasturtur pembangun.

Apa saja yang termasuk jenis penyimpanan ini, berikut diantaranya:

5. Media Penyimpanan file Google Drive

media penyimpanan drive

Beberapa orang telah mengenal platform yang terintegrasi dengan akun google, dimana masing-masing pengguna memiliki alokasi tempat sebesar 15GB secara gratis dan dapat ditingkatkan menjadi pro untuk akses unlimited.

Fitur yang ditawarkan oleh media awan ini selain alokasi 15GB, dapat menyimpan berbagai macam file,  akses file private, berbagai File dengan link tautan, akses pengelolaan hak akses oleh beberapa pengguna akun google.

Digunakan oleh berbagai kalangan untuk kebutuhan yang biasa atau bergantungan sekalipun, syaratnya hanya memiliki akun google untuk mengakses lokasi drive personal.

Permasalahan yang kerap ditemui seperti akses file yang sulit terbuka di jendela pengguna lain karena terlalu banyak aktivitasnya, kecepatan upload dan download yang standar tidak terlalu cepat.

Tempat tambahan untuk 100GB dibandrol dengan harga Rp.269 ribu/tahun, dan 400GB RP. 430 Ribu/tahun.

6. MegaNz

meganz penyimpanan

Platform yang hampir mirip dengan google drive, dapat menjadi pilihan dengan kapasitas yang lebih besar untuk akun free 50 GB, ditambah autentikasi keamanan.

Pengelolaan terhadap file dengan sistem komputerisasi awan, memberikan jalur alokasi dan pengambilan kembali dapat dengan mudah, sehingga digunakan oleh beberapa pengembang web dan blog atau bisnis, dalam manajemen file mereka.

Kelebihannya alokasi yang lebih besar dari google drive, kelemahannya pernah terjadi isu keamanan dan rate download file agak sedikit lebih lambat dari pada uploadnya, akun pro dibandrol dengan harga $9.5 untuk 4TB.

7. MediaFire

media penyimpanan mediafire

Platform file audio, video, gambar dan lainnya yang dapat dibagikan melalui link, email ataupun media sosial.

Dengan fitur dapat mengunggah file sekaligus dan bandwidth yang tak terbatas dapat menjadi pilihan selain google drive dan MegaNz.

Alokasi yang diberikan sebesar 10GB untuk akun gratis yang sering digunakan oleh konten blogger, menyimpan file pendukung seperti aplikasi atau software.

Kekurangannya terdapat konten iklan pada jendela halaman. Tambahan amunisi untuk 1TB dibandrol $5/bulan.

8. Media Penyimpanan file One Drive

ondrive

Layanan awan milik Microsoft yang sering kamu jumpai pada komputer atau laptop dengan sistem operasi windows 10.

Memberikan ruang alokasi sebesar 7GB sampai 15GB untuk akun gratis ditambah 5 GB serta 3GB untuk bakup foto jika kamu dapat mengajak temanmu untuk menggunakan layanan ini. Akun pro untuk tambahan sebesar 50GB dibandrol dengan harga $1.99/bulan

9. Media penyimpanan file DropBox

dropbox

Dropbox bisa dibilang paling banyak digunakan selain google drive dan beberapa menjadikannya pilihan populer bagi mereka.

Fitur yang kaya seperti beberapa layanan lainnya dan didukung dengan kemudahan dimana dapat berjalan di platform PC maupun mobile.

Alokasi untuk akun gratis sebesar 2GB dan tambahan 15GB jika berhasil mengajak temanmu untuk bergabung menggunakan DropBox, tambahan amunisi 1TB dengan $9.99/bulan

baca juga: 10 situs penyedia gambar gratis bebas copyright and royalty

10. Youtube

youtube

Selain menjadi platform berbagi konten video dan streaming, kita dapat memanfaatkan youtube menjadi media penyimpanan video secara pribadi, dengan mengatur publikasinya ke Unlist atau private.

Alokasi yang tak terbatas serta mudah dalam berbagi membuat youtube kerap kali digunakan sebagai rekam jejak oleh beberapa orang baik secara publikasi maupun akses pribadi.

11. Media penyimpanan file Google Photo

google photo ok

Media platform yang dikhususkan untuk dokumentasi File Photo ini cukup populer, hampir seluruh sistem aplikasi Android pada Smartphone tersambung dengan layanan google yang satu ini. Selain akses gratis dan tak terbatas, kamu dapat menggunakannya sebagai Backup atau berbagi album dengan mudah.

Akhir Kata

Penggunaan media penyimpanan secara mandiri dan tradisional tetap menjadi pilihan beberapa orang dengan kepraktisan dan tingkat kerahasiaan terhadap file tersebut. Dukungan terhadap media penyimpanan audio, video, teks, gambar dan file komputerisasi lainnya.

Lainnya memilih penyimpanan modern dengan sistem awan dengan cara menyimpan file online yang dapat diakses dimana saja sesuai kebutuhan tanpa perangkat fisik yang menjadi syarat utama untuk pengguna.

Tinggalkan komentar